Blackjack bookmaker advantage_Gaming industry_Indonesian Football Handicap_Baccarat registration_Crown Football Betting Network

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia online gaming

Baccarat platformsosoBBaccarat platformaccarat platformk Prof. Mohammad Nasih / Credit: Antaranews

Hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau yang biasa disingkat dengan istilah SBMPTN baru saja diumumkan pada hari ini, 14 Juni 2021. Tentu momen ini menjadi salah satu momen paling menegangkan bagi banyak orang di Indonesia. Khususnya anak-anak SMA dan juga orang tua mereka yang jelas turut merasa gelisah. Namanya pun seleksi, pasti ada yang berhasil dan ada pula yang gagal. Itu udah menjadi hal yang biasa terjadi di lapangan.

Ikuti Instagram @wolesjon, biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Coba bayangin, kamu udah susah-susah belajar sampai mati-matian setiap hari sebelum ujian. Skor yang didapat setelah mengerjakan pun sebenarnya juga bisa dibilang tinggi. Tapi, tiba-tiba harus ada pernyataan nggak lolos karena satu permasalahan yang sepele banget. Udah gitu, dari 500 ribu peserta yang gagal, hanya 120 orang yang memiliki permasalahan serupa lo. Ini mah kayaknya antara teledor atau memang bercandaan bedanya cuma tipis banget sih. Jangan lagi-lagi deh bercandaan sama hal kayak gini. Kasihan masa depan~

Dari keseluruhan peserta SBMPTN di seluruh Indonesia, tahun ini tercatat ada 500 ribu peserta yang belum beruntung dalam seleksi tersebut. Dari pengalaman yang udah-udah sih ada berbagai macam faktor yang menjadi alasan. Mulai dari salah input data pribadi, salah pilih jurusan, salah memasukkan pilihan pertama dan juga kedua, hingga memang dasarnya nggak bisa mengerjakan soal ujian, atau lebih konyol lagi seperti yang baru-baru ini terjadi. Nggak lolos ujian masuk universitas cuma gara-gara permasalahan foto. Tapi ya mau gimana lagi, pasalnya 120 anak yang nggak lolos seleksi masuk universitas ini dikabarkan memakai foto selfie. Entah itu selfie sendirian, ramai-ramai, hingga yang paling bikin geleng-geleng kepala adalah foto di foto. Akhirnya, ketua LTMPT Prof. Mohammad Nasih memutuskan untuk mendiskualifikasi para peserta tersebut terlepas dari hasil ujian yang didapatkan.

Ini berarti bahwa yang belum berhasil lolos dalam seleksi SBMPTN bukan berarti kurang pintar dalam segi akademis. Pasalnya, selisih nilai antara satu dengan yang lainnya pun sebenarnya juga nggak terlalu jauh alias cuma tipis-tipis aja. Akan tetapi, ada berbagai faktor yang salah satunya adalah persoalan foto selfie tadi.

Bagi yang belum berhasil lolos dan masuk ke universitas yang diharapkan, tentu ada rasa kecewa tersendiri dari lubuk hati paling dalam. Tapi, hal tersebut bukan berarti kamu nggak pintar dalam segi akademis lo. Pasalnya, yang baru-baru ini viral di berbagai media sosial adalah kabar tentang ratusan peserta SBMPTN yang nggak lolos cuma gara-gara masalah foto. Nah lo, gimana nih?