Online sports betting sites_Football Handicap Knowledge_Online betting URL_Sports Betting Network_Baccarat Sports

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Indonesia online gaming

Editor

Bet365bet365Bet365kitBet365a memaBet365ng tak boleh hanya jadi penonton.”

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Berhubung tahun 2021 bakal digelar MotoGP di Mandalika, Lombok, maka kereta gantung ini ditargetkan selesai sebelum event prestisius tersebut. Berikut ini ulasan tentang pembangunan kereta gantung di Rinjani. Kamu setuju nggak nih?

Bersahabat dan ramah pada investor tak identik dgn menggadaikan kemuliaan dan kedaulatan kita.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan segera merealisasikan pembangunan kereta gantung di Gunung Rinjani. Sempat menuai polemik bertahun-tahun, wacana pembangunan kereta gantung jalan terus. Gubernur NTB Zulkiflimansyah pun menanggapi positif penawaran investor untuk membangun kereta gantung di Taman Nasional Gunung Rinjani.

Mudah2an rencana ini bisa segera jadi nyata.

IG @zulkiflimansyah

Ada opini lain? Silakan tulis din kolom komentar ya.

Dilansir dari Suara NTB, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, Ir. Madani Mukarom, B.Sc.F, M. Si menambahkan pembangunan kereta gantung tidak akan merusak hutan atau ekosistem yang ada. Hal ini dikarenakan tinggi kereta gantung tersebut sekitar 60 meter. Sementara itu, tinggi pohon yang ada di hutan yang dilalui antara 20-30 meter. Diharapkan pembuatan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan perizinan lainnya dapat bisa tuntas tiga bulan.

Sehingga yg tak kuat mendaki bisa menikmati keelokan rinjani dari atas.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkiflimansyah mengatakan bahwa sudah ada investor yang bersedia membangun kereta gantung di Gunung Rinjani. Dia menyatakan bahwa nantinya Rinjani bisa dinikmati oleh orang yang tidak kuat mendaki sekalipun. Targetnya, kereta gantung ini bisa beroperasi sebelum pelaksanaan MotoGP tahun 2021 mendatang. Memang ada pro kontra, namun diharapkan polemik ini tidak menghentikan investasi melainkan perlu sosialiasasi yang lebih menyeluruh kepada masyarakat.

Kita membutuhkan investasi tapi kita tetap menjadi Tuan bagi tanah kita sendiri.

Penulis

“Senang menerima investor yg berencana membangun kereta gantung di Rinjani.

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Madani juga mengatakan bahwa pembangunan kereta gantung ini tidak berada di zona inti Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Kawasan Plawangan, Danau Segara Anak dan Puncak Rinjani merupakan zona inti TNGR dan dilarang mambangun di sana. Berdasarkan hasil survei Dinas LHK dan Pemkab Loteng, diketahui bahwa dari tempat pemberhentian kereta gantung menuju bibir Danau Segara Anak atau Pelawangan Barat kondisi kemiringannya cukup landai, dan dapat ditempuh dengan jalan kaki 3-4 jam. Sehingga jalur ini cocok untuk para orang tua atau lansia. Sehingga keberadaan kereta gantung ini dapat membantu para orang tua atau lansia yang ingin menikmati Dana Segara Anak. Lalu keberadaan porter tidak serta merta hilang namun bisa ditugaskan di kereta gantung.